Latihan Memperdalam Kemampuan Bahasa Inggris

Latihan memperdalam kemampuan bahasa inggris untuk mengembangkan diri agar lebih baik. Kemampuan berbahasa asing tidak didapat dengan mudah butuh latihan dan usaha. Setelah berkali-kali membaca buku berbahasa asing. (Kemampuan hanya berkembang sedikit). Ini yang saya rasakan. Ada beberapa kata yang sulit saya pahami.

Tehnik yang akan saya lakukan adalah tehnik menerjemahkan.

Setelah membaca beberapa referensi yang saya baca dari beberapa blog lain. saya memilih tehnik menerjemahkan.

Saya mencari buku berbahasa asing sebagai bahan latihan. Saya memilih berbagai tema sebagai bahan untuk diterjemahkan.

Kamus yang saya pakai kamus online google translate

Menerjemahkan kalimat perkalimat.

Menerjemahkan secara ulang, misal bahasa ingris ke bahasa Indonesia begitu sebaliknya.

Me-review. Membandingkan hasil tulisan saya dengan buku teks aslinya.

Walaupun ada rasa khawatir dengan banyaknya kesalahan. Tapi saya akan tetap mempostingnya di eightraka.com ini.

Berusaha membuat komitmen untuk terus menerus melatih tulisan hingga menjadi yang terbaik.

Sabar, giat, tekun, tidak mudah menyerah.

Buku yang akan jadi referensi sebagai sumber atau bahan latihan menerjemahkan dan latihan memperdalam kemampuan bahasa inggris adalah buku berjudul “Mind Hacking_How to Change Your Mind for Good in 21 Days” yang diterbitkan oleh (Galerry Books:2016).

Latihan Memperdalam Kemampuan Bahasa Inggris

MIND HACKING

Hari dimana Aku berhenti minum adalah hari dimana the Secret Service merangsek masuk ruang tamuku.

“Merangsek masuk” mungkin kata yang begitu berlebihan, padahal mereka bertanya terlebih dahulu sebelum masuk kedalam. Mereka begitu sopan, dua agen senior dan seorang pemuda berusia kisaran dua puluhan. Mungkin seharusnya Aku mengatakan tidak saja, tapi AKu masih sedikit terlena, efek dari makan siang. Hari itu hari Jum’at sebelum Hari Buruh, dan Aku harus menyelesaikan beberapa kaleng beer dengan beberapa rekan kerja agar bisa pulang lebih awal dan pulang kerumah. Aku hanya akan minum di hari tertentu yang special, seperti akhir minggu.

“Aku perlu memberitahukan kepadamu bahwa Aku merekam percakapan ini,”

Aku menjawab, tekan tombol perekam.

Mereka saling menatap, dan dengan terkejut segera pergi. “Wawancara ini selesai,” kata salah satu dari mereka dan lalu berpamitan pergi.

Aku menyaksikan mereka sampai mereka berbelok di tikungan, dan menghela nafas dengan lega. Dan dengan tenang Aku berjalan menuju kekamar mandi dan muntah.

Malam itu adalah malam terburuk yang harus kualami sepanjang hidupku. Istriku marah setelah tahu bahwa aku menghabiskan limit kartu kredit. Kami berdua ketakutan, tidak memiliki ide apalagi jika the Secret Service akan kembali lagi nanti malam untuk menggeledah seluruh rumah kami atau cara yang termudah menjebloskanku ke dalam penjara.

“Jika mereka kembali,” Kata istriku, “Kamu tahu apa yang akan mereka temukan.”

AKu tumbuh berkembang dengan ktergantungan pada mariyuana, tergantung padanya sebagai sumber mencari inspirasi dan kreativitas, walaupun hal ini seperti menarikku kedalam jurang dan beresiko. Sekarang AKu telah memiliki keluarga kecil, the Secret Service berada diambang pintu, dan Aku masih ingin tergantung pada obat-obatan lebih daripada kartu kredit.

“Aku tidak mampu menyingkirkannya,” Kataku. “Kamu tidak tahu apa yang kamu tanyakan.”

“Kamu harus melenyapkannya,” Istriku bersikukuh.” Pilih meninggalkan obat-obatan atau Aku yang pergi.”

Apakah istriku mengatakannya? Dalam bayanganku, setidaknya, Dia mengatakannya. Terkadang saya merasa melakukan kerja social bahwa ini adalah saat-saat Aku harus menerima kenyataan. Jika Aku terus melanjutkan dengan kebiasaanku minum-minum dan kecanduan obat-obatan, ini akan benar-benar manjadi akhir dari pernikahan, keluargaku, dan seperti yang dikatakan oleh agen the Secret Service –rumahku.

Didalam, Aku sedang berperang melawan diriku sendiri. Aku merasa putus asa dan ingin bebas dari kecanduan ini, setidaknya Aku tidak memiliki keberanian untuk menyerah terhadap sesuatu dan orang-orang yang Aku cintai. Aku marah terhadap istriku, American Express, dan Pemerintah. Mereka menempatkanku pada keputusasaan dan tidak memiliki harapan. Mereka yang bertanggungjawab.

Aku hampir menangis ketika Aku tersadar. Aku berucap,” Semua baik-baik saja.” “Jika Akubuang dengan cara ini, kemudian Aku juga akan membuang semua minuman keras!” Ini caranya atau tidak sama sekali seolah-olah alcohol ini adalah hal biasa, tapi dapat menyelamatkan hidupku. Aku dengan segera mengambil semua alcohol dalam almari memindahkannya kedalam kotak dan meletakkannya di dalam mobil.

Entah bagaimana Aku menemukan diriku ada di dalam gang di belakang pasar local, membuang begitu saja alcohol dengan kualitas tinggi dengan nilai ribuan dollar kedalam bak sampah.

Aku tidak dapat menjelaskan bagaimana sulitnya ini. Hari itu hari jum’at malam adalah malam yang Panjang di akhir minggu, dan saat orang lain mulai berpesta, semua hal yang bisa Aku pikirkan adalah Aku tidak akan pernah bersenang-senang lagi. Perasaan ini sungguh menyakitkan bahwa Aku harus mengarahkan pikiranku, dengan segala upaya, berfikir untuk rencana jangka Panjang, konsekuensi dari apa yang telah Aku lakukan.

Aku harus benar-benar memberikannya ke seseorang, pikiranku melayang seperti saat Aku memberikan champagne toss dari acara pernikahan, botol anggur yang dibeli di Itali, dan anggur Perancis. Aku telah menyimpannya untuk acara special seperti akhir minggu. Godaan untuk menyimpan sedikit botol untuk diberikan kepada teman dekat menggebu-gebu, tapi Ak uterus terhanyut dalam pikiranku, hanya focus untuk membuang botol demi botol hingga yang tersisa hanyalah mariyuana.

Aku kembali kedalam mobil dan berputar putar mengelilingi kota sebentar, mencoba untuk mengumpulkan keberanian. Mengingat kembali masa masa indah saat kami lalui Bersama, pikiranku berkata. Mengingat tentang hal-hal gila, ide luar biasa yang diberikan pada kami. Mengingat tentang hidup dalam kesendirian, tanpa benda ini taka da kehangatan, rasa nyaman.

Akhirnya Aku memasuki area parker yang kosong dan mencari bak sampah. Mungkin jika Aku langsung bisa menenangkan pikiranku untuk melakukan Gerakan fisik untuk membuang obat-obatan ini, Aku pasti dapat melalui ini. Tidak butuh waktu lama, hanya Gerakan otot ntuk melempar kedalam bak sampah.

Pada akhirnya, AKu mengambil langkah perlahan menuju bak sampah. Pikiranku kembali untuk menghalangi tindakan yang kuambil, tapi Aku terus melangkah dan terus melangkah tanpa henti. Dengan meredam rasa sedih dan kehilangan, Aku membuang obat-obatan, benar-benar merasa kehilangan api semangat dari Mount Doom.

Waktu itu Aku tidak pernah menyangkanya, tapi Teknik dari “redirecting the mind” adalah langkah pertama dari “mind hack”. Langkah ini adalah langkah yang akan Aku gunakan dari waktu kewaktu selama berbulan bulan dalam berjuang agar tetap tersadar. Selanjutnya, Aku mengembangkan sebuah katalog tentang manipulasi pikiran ini, perlahan mengganti program rasa ketagihan akan obat-obatan di ganti dengan pikiran tentang mental habits.

Ini membutuhkan beberapa waktu untuk benar-benar melihat  pola pikiranku bertranformasi, butuh beberapa perselisihan hukum yang rumit sebelum akhirnya saya menyerah terhadap kartu kredit Baract Obama. Rasanya gila sekarang karena Saya tidak langsung menyerahkannya, tapi itu menunjukkan bagaimana kita bisa dibutakan terhadap pola piker kita sendiri yang gila. Agen yang duduk diruang tamu saya hanyalah gejala dari pemikiran buruk saya, masalah sebenarnya berjalan lebih dalam.

Sekarang saya sangat berterima kasih atas pengalaman itu, karena itu tidak hanya mengubah pikiran saya, tetapi itu mengubah segalanya. Saya datang untuk memberikan hormat dan sangat berterima kasih untuk the Secret Service (Dinas rahasia). Jangankan melindungi presiden: dari sudut pandang saya, Agen rahasia telah menyelamatkan saya.

Demikian hasil tulisan terjemahan dalam rangka Latihan memperdalam kemampuan bahasa inggris (Latihan 1)

Baca juga: SEO Sama Dengan Iklan Secara Gratis Di Google


Latihan Memperdalam Kemampuan Bahasa Inggris